Konservasi Pohon & Kalkulator Carbon Terintegrasi
Project Paranaraksa mengkalkulasi serapan emisi karbon (tCO₂e) secara saintifik berbasis rumus alometrik, menjaga keanekaragaman hayati, dan menginventarisasi spesies pohon secara digital.
Koleksi Pohon & Potensi Serapan Karbon
Akasia Mangium
Akasia Mangium (Acacia mangium) merupakan pohon yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kayu, pulp, dan kertas. Selain itu, tanaman ini berperan dalam rehabilitasi lahan kritis, membantu mencegah erosi, meningkatkan kesuburan tanah melalui fiksasi nitrogen, serta menyerap karbon sehingga mendukung pelestarian lingkungan. Kayunya juga digunakan untuk pembuatan furnitur, konstruksi ringan, dan bahan bakar biomassa.
Alpukat
Persea americana (alpukat) merupakan tanaman yang menghasilkan buah bergizi tinggi, kaya akan lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan jantung, pencernaan, serta menjaga daya tahan tubuh. Selain dimanfaatkan sebagai bahan pangan, alpukat juga digunakan dalam industri kosmetik dan farmasi karena kandungan minyak alaminya yang bermanfaat untuk kesehatan kulit dan rambut.
Asem Jawa
Spesies pohon pelindung dengan tajuk yang rindang dan efektif menyerap emisi karbon lingkungan.
Belimbing
Spesies pohon pelindung dengan tajuk yang rindang dan efektif menyerap emisi karbon lingkungan.
Beringin Putih
Spesies pohon pelindung dengan tajuk yang rindang dan efektif menyerap emisi karbon lingkungan.
Bintaro
Spesies pohon pelindung dengan tajuk yang rindang dan efektif menyerap emisi karbon lingkungan.
Damar
Spesies pohon pelindung dengan tajuk yang rindang dan efektif menyerap emisi karbon lingkungan.
Durian
Spesies pohon pelindung dengan tajuk yang rindang dan efektif menyerap emisi karbon lingkungan.
Eucalyptus
Spesies pohon pelindung dengan tajuk yang rindang dan efektif menyerap emisi karbon lingkungan.
Peta Interaktif Zonasi Paranaraksa
Klik salah satu plot berwarna oranye pada peta di bawah untuk menampilkan katalog pohon di zona tersebut secara dinamis.
Pilih Zona di Peta
Klik salah satu plot berwarna oranye pada peta di sebelah kiri untuk melihat rincian spesies pohon, jumlah populasi, dan akumulasi serapan karbon.
Bagaimana Kami Mengkalkulasi Serapan Karbon Pohon?
1. Rumus Alometrik Saintifik
Perhitungan biomassa pohon berdasarkan diameter/lingkar batang ($DBH$) menggunakan persamaan alometrik standar kehutanan internasional.
2. Konversi Biomassa ke Karbon
Biomassa dikonversi menjadi kandungan Karbon Organik ($C$) dengan faktor konstanta 0.47 sesuai rekomendasi IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change).
3. Estimasi Serapan $CO_2$ Ekuivalen
Kandungan karbon dikali faktor berat molekul $CO_2/C$ ($44/12 \approx 3.67$) untuk menghitung total emisi $CO_2$ yang berhasil diserap dari atmosfer.